06 October 2010

Metafora 'masa'


Kadang kala kita kecewa dengan 'masa'.
Kesal, dan mahu 'masa' itu kembali untuk kita..
Padahal kita lupa 'masa' itu milik ALLAH...
DIA yang maha tahu kenapa 'masa' itu diciptakan.
Dan kenapa 'masa' itu perlu ada.
Mungkin DIA menangguhkan 'masa' itu untuk diberikan kepada kita bila kita sudah benar-benar bersedia, atau mungkin benar 'masa' itu sebenarnya akan lebih membuatkan kita kecewa...
Maka DIA mentiadakan 'masa'.






Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. 
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, 
padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui
(Al-Baqarah : 216)


Kadang kala kita dirundung sedih dengan berlalunya 'masa'
Padahal kita lupa, sebelum itu kita yang mengabaikan 'masa'..
kerana salah kita sendiri, kita menyalahkan 'masa'
padahal 'masa' tidak pernah punya salah apa-apa, bahkan itulah kehendak Allah buat kita...
dan pasti itu yang terbaik...
Tidak boleh selama-lamanya kita menyalahkan 'masa'
kerana 'masa' tetap saja akan terus-terusan berlalu...

Demi masa.Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh 
dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.


'masa' terkedepan masih ada...
Tapi kadang kala kita tetap saja mengabaikan 'masa'...
Kita terus saja tidak mahu memfaatkan 'masa'
menjadikan 'masa' lebih berharga dalam sejarah kehidupan kita..
berusaha menghadirkan 'masa' yang kita impikan...
tapi kadang kala kita kena pasrah dengan 'masa'
redha kerana Allah sudah menentukan 'masa'
dan Allah pasti memberikan kita yang terbaik...
cuma tinggal lagi, kita belum menyedari kebaikan 'masa'
sama ada 'masa' itu wujud, telah ada, atau bakal ada...
Atau mungkin 'masa' itu tidak pernah ada dan tidak mungkin ada...
yang tinggal, tinggalkanlah redha...

Kalau 'masa' itu ada Alhamdulillah....kalau tiada bersyukurlah....


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~  ~ ~ ~ ~

setiap perkara yang Allah berikan kepada kita itu ada hikmahnya...tugas kita sebagai hamba...yakin dengan ketentuan Allah..teguhkan Iman dan bersyukur dengan segalanya....kerana walauapapun yang berlaku Allah tahu yang terbaik...

kehidupan ini kadang kala pada kita kejam terhadap kita...padahal kita tak tau sebenarnya kitalah yang kejam dengan diri sendri kerana tidak yakin dengan apa yang Allah kurniakan...

sebelum segalanya berlaku kita tidak berfikir dengan seluruh ikhtiyar syariat. setelah segalanya berlaku kita menyalahkan 'masa'..

Bersyukurlah atas segalanya....moga-moga dengan syukur itu akan mendatangkan iman dan taqwa yang mendalam dalam diri. mendatangkan keyakinan dan redha terhadap segala apa yang berlaku...

kemudian susulilah dengan doa..kerana Allah masih ada untuk mendegar rintihan kita...

berteori itu kadang kala mudah...tapi hakikatnya iman kita turun dan naik...tuntutan kemanusiaan kita tidak pernah leka mengambil tempat kosong yang kita tinggalkan tanpa iman. hakikatnya...mencapai insan yang bertaqwa dengan sebenar taqwa itu bukan senang....

pun begitu...kita kena berusaha juga untuk mendapatkannya...walaupun hakikatnya susah...usaha...moga kita sama-sama berjaya...

ya Allah...


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~  ~ ~ ~ ~






::~ Ya ALlah dosaku Menggunung Tinggi, Dapatkah Aku melalui titian Sirot-Mu nanti..sahabat Doakan ana, mampu mengecapi Syurga-Nya. kerana diri ini terlalu banyak dosa ~::

2 Perkongsian:

  1. :h: pergh..falsafah seorang nisa :)

    p/s:tolong update blog kak pula..huhu.bersawang sungguh sudah..

    ReplyDelete
  2. hehehe...
    tiba-tiba rindu masa yang terkemudian kak...
    kalau masa boleh diputar dan di pilij-pilih mana yang kita suka kemudian di campur-campur adukkan jadi kita yang kita suka kan bagus...

    tapi Allah itu Maha Kuasa...
    Itulah yang terbaik kan kak

    ReplyDelete

 

FikrahNazifa Template by Ipietoon Cute Blog Design